Saturday, January 21, 2017

DIY Plastic Ideas!



Sebagaimana yang diketahui, sampah plastik merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan. Di Indonesia, menurut data statistik persampahan domestik Indonesia, jenis sampah plastik menduduki peringkat kedua sebesar 5.4 juta ton per tahun atau 14 persen dari total produksi sampah. Untuk mengurangi permasalahan sampah plastik khususnya botol plastik, kita bisa membiasakan untuk menggunakan eco tumbler dalam kegiatan sehari-hari. Selain itu, kita juga bisa mendaur ulang sampah botol plastik menjadi sesuatu yang berguna.

Ada banyak cara kreatif untuk mendaur ulang botol plastik ke dalam beberapa barang rumah tangga yang berguna. Bahkan kita dapat menggunakannya untuk membuat hiasan interior di kamar kita! Berikut adalah ide DIY yang simpel dan juga bagus untuk membuat hiasan patung pinguin sederhana dari botol plastik. Dengan sedikit kreativitas dan kesabaran, kita dapat membuat barang yang berguna dengan sesuatu yang kita akan selalu membuang. Bukankah itu bagus? Mari kita mulai!

Berikut adalah beberapa perlengkapan yang diperlukan:
1. Botol-botol plastik
2. Spray Print
3. Cat Poster, dll
4. Lem/Perekat
5. Gunting
6. Kuas Cat
8. Pita/Benang wol/Dekorasi



Cara membuat:

1. Untuk membuat seekor penguin, potong dua botol plastik seperti yang ditunjukkan.
2. Setelah itu gabungkan kedua bagian tersebut menjadi satu dengan bantuan perekat/lem. 3. Tunggu 5 menin sampai perekat mengering dan menjadi kuat. Kemudian semprot permukaan dengan spray paint sehingga permukaan menjadi putih seperti gambar.
4. Langkah selanjutnya adalah mengecat ulang permukaan dengan cat interior dan membuat pola garis hitam perut pinguin.
5. Setelah itu pertebal permukaan hitam dengan cat.
6. Kemudian cat bagian kepala pinguin seolah-olah merupakan topi dengan warna favorit mu.
7. Jangan lupa untuk memberikan motif pada topi menggunakan warna cat lain. Selain itu juga menambahkan ornamen seperti mata dan hidung.
 8. Yang terakhir adalah juga bisa menambahkan pom-pom yang terbuat dari benang wool dan pita sebagai aksesorisnya.

Itulah tips DIY dari kami untuk mengurangi sampah plastik dilingkungan kita. Yuk sama-sama melakukan hal kecil untuk perubahan yang besar! Reduce, Reuse, Recycle!




Sumber:
Wwf.co.id






Friday, January 6, 2017

PLASTIC FOR THE SEA?



photocredits: google.com


Ketika membuang sampah, apakah kita pernah berpikir kemana sampah itu berakhir? Hanya sebagian kecil dari kita yang memikirkan apakah sampah tersebut akan berdampak bagi lingkungan. Kebanyakan sampah-sampah dari keseharian kita ini pun berasal dari plastik, yang tentunya memerlukan ratusan tahun untuk mengurai sebuah plastik.
Sampah-sampah plastik ini lah yang dapat menyebabkan ‘aktivitas’ kita terganggu, mulai dari menyebabkan banjir karena sungai dan selokan tersumbat oleh plastik, lingkungan yang jorok dan dapat mengganggu kesehatan. Terutama kebanyakan dari sampah plastic ini malah dibuang ke laut, yang tentunya berdampak pada kehidupan laut.
Seperti yang dilansir di ANTARA News - Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut (PPKPL) pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Heru Waluyo menyatakan bahwa Indonesia sebagai kontributor sampah plastik di laut urutan kedua terbesar di dunia. Banyaknya sampah di laut juga disebabkan perilaku-perilaku masyarakat yang masih kurang peduli terhadap lingkungannya sendiri Sampah yang terbesarpun merupakan SAMPAH BOTOL PLASTIK. Hal itu tentunya merupakan hal yang sangat ironis bagi Indonesia.
Kemunculan plastik yang meningkat dan berakhir di pantai yang bahkan paling terpencil di dunia karena arus laut, telah berdampak pada hewan yang menghuni lautan dan menelan sampah ini, habitat di laut seperti pohon bakau karena dan terumbu karang. Sehingga tidak sedikit ekosistem laut menjadi rusak, mati bahkan puncah. Bisa dikatakan setiap plastik yang kita gunakan sama dengan kita mengeksploitasi laut dan ekosistemnya.
Tentunya sebagai pemuda, kita dapat membantu menyelamatkan laut kita lho! Semuanya hanya perlu dimulai dari diri kita untuk mengubah perilaku untuk mengurangi penggunaan plastik dengan mendaur ulang atau menggunakan kembali sampah plastik tersebut yang dapat dimmulai dari hal yang kecil yaitu MENGURANGI PENGGUNAAN BOTOL PLASTIK dan beralih dengan menggunakan BOTOL TUMBLER (Refill & Reuseable) yang lebih aman, nyaman dan ramah lingkungan! Be a Refill Me Agent!


BIG THINGS START HAVE A SMALL BEGINNINGS!




Sunday, December 18, 2016

3 Hemat dari menggunakan Tumbler




Setiap orang pasti memikirkan dan peduli pada kesehatan tubuhnya. Agar kesehatan terjaga, tubuh kita perlu minimal 2 liter air atau 10 gelas per hari. Jika terbiasa minum dari air kemasan botol, itu setara dengan 4 botol. Jika kita ambil angka maksimal, berarti, dalam sebulan, kita menyisakan 120 botol plastik. Dalam setahun, kita meninggalkan di muka bumi sebanyak 1440 botol plastik yang akan berakhir menjadi sampah tanpa adanya daur ulang.

Sampah-sampah botol plastic kemasan tersebut akan mencemari lingkungan karena lama waktu yang dibutuhkan untuk mengurainya secara sempurna adalah 1000 tahun. Sesuai yang dilansir dari World Atlas, Indonesia masuk dalam lima besar negara pengguna botol plastik terbanyak. Posisi berapakah Indonesia? Indonesia berada diperingkat ke-4 sebagai pengguna botol plastik terbanyak di dunia. Tercatat penggunaan botol plastik di negara kita mencapai 4,82 miliar.

Penggunaan botol plastik kemasan secara terus-menerus juga turut menyumbang sampah plastik. Pastinya kita tidak mau jika suatu saat nanti bumi menjadi tempat pembuangan sampah massal. Lalu, bagaimanakah cara untuk menciptakan bumi yang lebih hijau? Salah satunya yaitu mulai membiasakan diri untuk tidak membeli air mineral kemasan, dan menggantinya dengan membawa tempat minum sendiri dari rumah. 

Berikut adalah beberapa manfaat HEMAT membawa botol minum sendiri:

1. Hemat Sampah:
Tentunya dengan kita beralih dengan membawa botol minum tumbler dari rumah kita sudah mengurangi sampah plastik dan menjadi agen dari perubahan. Misalnya dalam satu hari saja kita sudah menghemat penggunaan 1 botol plastik, dalam sebulan 30 botol plastik, dalam setahun 365 botol plastik dan lebih. Itu hanya 1 orang saja lho, bayangkan apabila ada ribuan atau jutaan manusia di bumi ini? Tentunya bumi ini akan lebih terminimalisir jumlah sampah plastiknya!

2. Hemat Biaya:
Membiasakan diri membawa botol minum dari rumah juga membuat kita menjadi lebih hemat biaya karena tidak perlu mengeluarkan uang Rp.3000-Rp.5.000 setiap hari hanya untuk air yang kita minum. Botol tumbler dari rumah kitapun bervariasi ukuran liternya jadi kita dapat minum tanpa harus mengeluarkan biaya tersendiri. Kita dapat mengalokasikan uang jajan kita untuk hal-hal yang lebih bermanfaat lho!

3. Hemat Waktu:
Tentunya tubuh kita tidak bisa diatur kapan kita memerlukan cairan tubuh. Dengan membawa botol minum sendiri, kita dapat minum kapanpun dan dimanapun kita mau ketika kita haus dan ingin minum. Seperti yang disampaikan diatas, tubuh kita juga membutuhkan banyak air maka itu kita harus minum selalu. Misanya saja setelah olahraga, setelah makan, sewaktu menyetir, sewaktu dikelas/dikantor, dll. Kita tidak perlu repot-repot mencari supermarket dulukan?

Percayalah, jika kita membudayakan kebiasaan kecil ini secara terus-menerus dan mengajak teman disekitar kita untuk suportif terhadap lingkungan, maka penggunaan botol plastik akan semakin diminimalisir. Ayo beralih menggunakan botol tumbler dari rumah! Refill Me!


Tuesday, December 6, 2016

Refill Me!




Pernah berpikir tidak kenapa banyak orang dapat menahan lapar, tetapi hanya sedikit orang yang dapat menahan rasa haus? Ya, karena tubuh manusia terdiri dari sekitar 70% air sehingga manusia dan air tidak dapat di pisahkan. Dan tidak dapat dipungkiri lagi bahwa air juga memberikan banyak sekali manfaat bagi kita dan juga lingkungan sekitar. Dan salah satu cara kita untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan minum air putih yang cukup.

Karena hal itu, semakin hari permintaan air semakin meningkat karena populasi manusia pun kian meningkat tiap tahunnya. Namun, kita tidak perlu susah lagi untuk menemukan air, karena di jaman sekarang sudah ada banyak perusahaan yang memberikan jasa dalam bidang air minum. Mereka memberikan beragam kemasan air minum yang sebagian besarnya atau mungkin hampir semuanya terbuat dari bahan plastic. Namun sayangnya, penggunaan bahan plastic dapat memberikan dampak buruk bagi kita. Mengapa demikian? Karena faktanya sampah plasik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat menguraikan plastic tersebut dan realitanya hal ini berbanding terbalik dengan pengunaan botol plastik yang kita gunakan sehari-hari yang terus menerus meningkat penggunaannya.


But there’s always a way, when there’s a will. Kita bisa membantu untuk menjaga lingkungan kita sehingga tidak memberikan dampak yang buruk bagi kita dengan meminimalisir penggunaan plastic dan menggantinya dengan membawa botol minum sendiri nih teman-teman. Karena hal ini merupakan salah satu langkah kecil yang berdampak besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan kita. Keuntungannya apa sih kalau kita bawa botol minum sendiri? Nih yang pertama, kita bisa menghemat uang karena tidak perlu terus menerus membeli botol air plastik yang hanya dapat digunakan sekali saja. Yang kedua, botol minum bisa diisi/ di refill kembali sehingga kita bisa mengurangi potensi pencemaran lingkungan melalui plastic dari botol minum yang secara tidak langsung juga kita sudah mengurangi jumlah sampah yang ada dan mencegah terjadinya banjir. Nah, coba mulai sekarang yuk dipertimbangkan untuk menggunakan botol plastic dan mulai beralih ke botol minum yang bisa di refill ulang. Mari kita buat generasi yang akan datang untuk hidup dalam lingkungan yang bersih dan sehat. And last but not least, don’t forget to refill your bottle!